• Search
  • Menu

Ricuh, Pilkades Desa Wadasmalang Diundur

Kabar Kebumen | Senin, 24 Juni 2013 - 11:56 WIB | 1407 Views



KEBUMEN - Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) di Desa Wadasmalang, Karangsambung, hari Sabtu kemarin (22/6) ricuh, beberapa warga Desa Wadasmalang merusak tenda ruang tunggu tempat pemungutan suara.

Tidak ada korban luka dalam kericuhan itu, namun peristiwa itu sempat membuat warga yang hendak melakukan pencoblosan ketakutan. Menurut Kapolsek Karangsambung Iptu Hari Harjanto, S.H., kekacauan itu terjadi karena warga Desa Wadasmalang merasa kecewa dengan kinerja Panitia Pemungutan suara, pasalnya dari 3.724 orang yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap, baru 2.985 orang saja yang telah menerima Surat Undangan untuk melakukan pencoblosan dan banyak diantara orang-orang yang tercantum didalam DPT ternyata sudah meninggal dunia ataupun sudah tidak berdomisili di Desa Wadasmalang. Bila pemungutan suara tetap dilaksanakan, dikhawatirkan Pilkades akan gagal karena tidak memenuhi persyaratan kuorum 2/3 jumlah pemilih.

Mendengar perkembangan situasi yang mulai menghangat di Desa Wadasmalang, segera Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono, S.I.K., M.Si. memerintahkan Peleton Dalmas dibawah pimpinan Kasat Sabhara AKP Syafril, S.H untuk segera meluncur ke lokasi kejadian guna meredam situasi supaya tidak berkembang lebih buruk lagi. (Satlantaspolreskebumen)