• Search
  • Menu

Data Sadapan Australia Soal Korupsi Diserahkan KPK

| Jumat, 21 November 2013 - 01:54 WIB | 41989 Views



JAKARTA baranews.co - Hasil-hasil penyadapan tingkat tinggi yang dilakukan badan intelejen Australia terhadap Presiden SBY dan keluarga serta sejumlah pejabat negara dan elit partai politik, diduga memiliki hubungan kuat dengan terbongkarnya kasus-kasus megakorupsi yang meyerempet kroni dan keluarga SBY seperti kasus korupsi Hambalang, kasus korupsi Bank Century serta kasus tertangkapnya Kepala BP Migas.

Demikian menurut Doug Robert, salah satu diplomat Australia, Rabu (20/11/2013) malam, di sebuah cafe di bilangan Kuningan Jakarta dalam acara diplomatic club dinner party, seperti diungkapkan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada wartawan, Kamis (21/11/2013).

Menurut sumber data dari beberapa obrolan para diplomat di jakarta pada acara diplomat club teersebut, data-data dan hasil hasil penyadapan yang dilakukan Intelijen Australia oleh sejumlah LSM di indonesia banyak dikirimkan ke KPK sebagai dasar pengungkapan berbagai kasus kasus korupsi tingkat tinggi.

“Dalam beberapa minggu ke depan hasil penyadapan terhadap SBY dan sejumlah pejabat negara yang dilakukan oleh intelejen asing akan dibuka di publik yang konon isi dari data percakapan tersebut berkaitan dengan kontrak-kontrak karya migas yang dimiliki keluarga SBY dan kroninya.


Data-data percakapan yang dilakukan dengan Muhamad Reza yang selama ini begitu dekat dengan keluarga Cikeas terkait penguasaan  import BBM untuk komsumsi dalam negeri," demikian Doug Robert, salah satu diplomat Australia, Rabu malam di sebuah cafe di bilangan Kuningan Jakarta dalam acara diplomatic club dinner party. (sm/aktual)