• Search
  • Menu

LHI mantan Presiden PKS dituntut 18 tahun

Anton Jabo | Rabu, 27 November 2013 - 10:54 WIB | 1223 Views



LHI mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dituntut Jaksa KPK 18 tahun penjara. 10 tahun untuk suap, 8 tahun untuk pencucian uang



Jakarta, baranews.co - Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dituntut 18 tahun penjara. Ia mengaku justru mengira bakal dituntut 20 tahun penjara, dalam perkara suap dan pencucian uang penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan).


            "Saya kira (dituntut) 20 tahun," kata LHI, usai mendengarkan pembacaan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (27/11).


            Menurut LHI, banyak hal-hal yang meringankan dakwaan terhadapnya di persidangan, yang diabaikan. Salah satunya adalah keterangan saksi-saksi yang meringankannya.


            Sementara hal-hal yang memberatkan, menurutnya pula, diakomodir oleh jaksa dalam surat tuntutan. LHI dituntut 18 tahun penjara, yang terdiri dari 10 tahun dalam perkara suap dan 8 tahun dalam perkara pencucian uang.


            "Saksi ahli dari kami disumpah, tapi sama sekali tidak ada yang dikutip. Kemudian saksi yang meringankan, semuanya sudah disumpah ada 16 orang, tapi nyaris tidak terdengar, tidak dikutip, dan tidak dijadikan rujukan," katanya.


            Anggota tim penasehat hukum LHI, Mohammad Assegaf menambahkan, pihaknya bakal menyampaikan keberatannya dalam sidang selanjutnya, Rabu (4/12), dalam agenda nota pembelaan (pledoi).


            "Nanti akan kami sampaikan semuanya dalam pledoi," ujarnya. (sm/beritasatu)