• Search
  • Menu

Ruhut: Sakit, yang Minta Jokowi Jadi Capres

Anton Jabo | Senin, 02 Desember 2013 - 04:18 WIB | 1374 Views



Menurut si Ruhut Sitompul, yang minta Jokowi menjadi Presiden adalah orang sakit.



JAKARTA, baranews.co — Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali melayangkan kritik atas survei yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden.


                Kali ini, ia mengkritik dan tak memercayai survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menunjukkan adanya pergeseran dukungan 42,7 persen basis massa Partai Demokrat kepada Jokowi.


                "Jokowi itu baru setahun jadi Gubernur sudah dibilang mau jadi capres. Orang sakit namanya yang minta Jokowi jadi capres. Kami yakin, peserta konvensi Demokrat bisa kalahkan Jokowi," ujar Ruhut, Senin (2/12/2013) kepada Kompas.


                Menurut Ruhut, Jokowi hanya unggul dari sisi popularitas. Secara kinerja, politisi PDI Perjuangan itu dianggapnya belum terbukti. Jika menjadi presiden, kata Ruhut, maka Jokowi akan mudah digoyang.


                "Mau kita setiap tahun ganti presiden?" ujar Ruhut.


                Anggota Komisi III DPR ini meyakini, basis massa Partai Demokrat tidak akan mengalihkan dukungannya. Partai Demokrat, sebut Ruhut, sudah mempersiapkan strategi untuk menjaga massa pendukungnya.


                "Caranya, itu rahasia perusahaan," ucap Ruhut.


                Selain meragukan kemampuan Jokowi, Ruhut juga yakin bahwa peserta Konvensi Capres Partai Demokrat bisa melibas Jokowi.


                "Dia adalah Pramono Edhie Wibowo. Kalah itu Jokowi sama dia (Pramono Edhie)," kata Ruhut.


                Ia mengungkapkan, Pramono Edhie memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan Jokowi. Salah satunya adalah latar belakang Pramono yang berasal dari militer.


                "Rakyat masih cinta TNI, Bos," ujar Ruhut percaya diri. (sm)