• Search
  • Menu

Tiada Hari Tanpa Kampanye Capres untuk Jokowi

| Minggu, 02 Maret 2014 - 20:30 WIB | 614 Views



Salah satu contoh kampanye Jokowi melalui spanduk yang terpasang di beberapa titik di Jakarta dan di beberapa daerah

Dengan menggelar pendeklarasian dukungan terhadap Jokowi Daerah Jawa Tengah sebagai calon presiden oleh Seknas Jokowi Jawa Tengah, rakyat sudah cerdas

Semarang, Sayangi.com - Menjelang Pemilihan Presiden 2014, kampanye demi kampanye pencalonan Presiden RI semakin gencar dilakukan. Berbagai nama dimunculkan, tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).

Kampanye hari ini, Minggu (3/2/2014) datang dari Aktivis Presidium Sekretariat Nasional Joko Widodo Pusat, Raharjo Waluyo Jati. Dengan menggelar pendeklarasian dukungan terhadap Jokowi Daerah Jawa Tengah sebagai calon presiden oleh Seknas Jokowi Jawa Tengah ini ia mengungkapkan bahwa rakyat saat ini sudah cerdas dalam memilih calon pemimpin bangsa.

"Jadi angka-angka survei itu hanyalah indikasi-indikasi dari dinamika politik yang ada di tingkatan bawah," katanya.

Ia menjelaskan, rakyat cukup menghargai kerja keras dan kejujuran sehingga mewujudkan dalam bentuk dukungan terhadap pimpinan politik yang bisa dipercaya.

"Track record dan kesungguhan Joko Widodo dalam memimpin selama ini, baik di sebagai Wali Kota Surakarta maupun Gubernur DKI Jakarta, dilihat rakyat sebagai model kepemimpinan yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia saat ini," ujarnya.

Menurut dia, rakyat Indonesia bisa dikatakan hampir mengalami ketidakpercayaan terhadap elite politik yang ada. Namun figur Jokowi bisa mengembalikan lagi wibawa kekuasaan yang mengabdikan diri untuk melayani rakyat.

"Figur kepemimpinan Jokowi inilah yang tidak ditemukan pada figur pemimpin lainnya, sehingga tidak mengherankan bila rakyat menjatuhkan harapan kepada Jokowi untuk memimpin bangsa ini," katanya.

Gelombang aspirasi rakyat, kata dia, telah mengkristal dalam aksi-aksi berbagai kelompok masyarakat guna mendorong Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia 2014-2019.

Ia mengatakan, Seknas Jokowi Pusat dideklarasikan di Jakarta pada 15 Desember 2013 oleh para aktivis dan kemudian disusul dengan berdirinya Seknas Jokowi di berbagai wilayah.

"Di Jateng sendiri juga telah dideklarasikan Seknas Jokowi, antara lain di Wonogiri, Solo, Magelang, Jepara, dan Karanganyar." (Ant/if)