• Search
  • Menu

Budaya dan Produk Indonesia Ditampilkan dalam Indofair 2016 di Suriname

| Sabtu, 29 Oktober 2016 - 08:11 WIB | 463 Views



Gedung Sana Budaya Complex di ibu kota Suriname, Paramaribo pada 25-30 Oktober 2016 menjadi tempat digelarnya pameran terpadu Indofair 2016.

PARAMARIBO, Baranews.co - Gedung Sana Budaya Complex di ibu kota Suriname, Paramaribo pada 25-30 Oktober 2016 menjadi tempat digelarnya pameran terpadu Indofair 2016.

Pameran yang diselenggarakan bersama dengan Vereniging Herdenking Javaanse Imigratie (VHJI) itu dibuka ibu negara Surinama Inggrid Bouterse Waldring.

Dalam pembukaan pameran itu juga hadir acting Menteri Perdagangan dan Industri Suriname Mohamed Faizel Noersalim dan Dubes RI untuk Suriname D Supratikto.

Pameran Indofair kali ini digelar dalam rangka HUT ke-71 Republik Indonesia dan peringatan 126 tahun kedatangan masyarakat keturunan Jawa ke Suriname.

Pameran ini selain bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Suriname, juga digunakan sebagai ajang promosi berbagai produk ekspor Indonesia.

Diharapkan lewat ajang ini para pelaku bisnis dan pemangku kepentingan kedua negara bisa menjalin hubungan bisnis, berbagi ide dan mengembangkan jaringan bisnis.

Dalam kata sambutannya Menteri Noersalim menyampaikan komitmen dan dukungan penuh pemerintah Suriname terkait penyelenggaraan pameran Indofair demi memperkuat kerja sama kedua negara.

Sedangkan Dubes RI di Suriname D Supratikto menyampaikan, pameran ini memberikan lebih banyak kesempatan kepada perusahaan Suriname untuk melihat produk Indonesia yang sudah terjual di pasar negeri Amerika Selatan itu.

Beberapa produk Indonesia yang memiliki pasar cukup baik di Suriname adalah kabel listrik dan peralatan kebugaran.

Pameran ini diramaikan 40 peserta baik dari Suriname dan Indonesia yang menempati 64 stan yang disediakan penyelenggara.

Sebanyak enam pengusaha Indonesia khusus datang ke Suriname untuk memamerkan produk mereka yang meliputi kerajinan tangan, batik, dan tekstil.

Selain menjadi tempat untuk menampilkan produk dan jasa, Indofair yang sudah digelar sejak 1996 itu sekaligus menjadi tempat pertemuan warga Suriname, terutama yang merupakan keturunan Jawa.

Setiap malam, di pameran ini digelar berbagai pertunjukan kesenian Indonesia seperti jaran kepang, ludruk dan sebagainya.

Khusus tahun ini, KBRI Parmaribo menjalin kerja sama dengan Kedubes RRC dan India untuk menyajikan pentas seni bersama dalam ajang ini.

Sedangkan pada 29-30 Oktober 2016 akan digelar "Indonesian Night" yang disajikan anggota sanggar tari KBRI Paramaribo yang merupakan warga Suriname. (kompas.com/hp)