• Search
  • Menu

Tukang Pijat Didik, Berjuang Cari Rezeki di Riuhnya Demonstrasi

| Jumat, 04 November 2016 - 10:05 WIB | 294 Views



Didik pagi ini harus keluar lebih pagi. Tepat pukul 05.00 WIB, Didik memulai kerjanya, menuju Masjid Istiqlal.

Jakarta, Baranews.co - Didik pagi ini harus keluar lebih pagi. Tepat pukul 05.00 WIB, Didik memulai kerjanya, menuju Masjid Istiqlal.

Kerumunan orang jadi sasarannya. Didik, pria asal Kuningan ini sudah 30 tahun menyediakan jasa pijat. Sehari-hari Didik melayani jasa pijat di sekitar RSCM, Jakarta Pusat. Namun hari ini Didik memanfaatkan peluang mencari rezeki di tengah riuhnya demonstrasi.

Sempat ke Masjid Istiqlal, pukul 07.00 WIB Didik bergeser ke Patung Arjuna Wijaya atau lebih dikenal Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus.

"Saya enggak mau ikut macam-macam. Saya mau nyediain (jasa pijat) kalau ada yang capek, pegal-pegal saya yang bantuin. Saya biasa di RSCM, tapi kalau ada demo saya ikut," kata Didik ditemui detikcom di Patung Kuda, Jumat (4/11/2016).

Tak perlu bawa banyak perlengkapan. Cukup minyak pijat dan tikar, Didik sudah bisa melayani pelanggan. Tak perlu mencari tempat khusus, pijat bisa dilakukan di pinggir jalan.

Untuk jasanya, Didik mematok tarif Rp 70 ribu. Pijat bisa dilakukan dengan durasi hingga 2 jam. 

"Tapi sampai sekarang belum dapat (pelanggan)," kata Didik tetap menunjukkan semangat pagi ini. 

Saat ini demonstran mulai bergerak melintasi Patung Kuda. Rencananya demo 4 November yang menuntut penuntasan proses hukum Ahok akan dimulai usai salat Jumat nanti. 

Pendemo bergerak dari Istiqlal ke Pejambon - Gereja Imanuel- Gambir kemudian belok kanan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat- depan kantor wakil presiden - depan Balai Kota lurus. Tiba di Patung kuda belok kanan lanjut ke Medan Merdeka Barat, hingga titik demonstrasi di depan Istana Negara. (detik.com/hp)