• Search
  • Menu

Bima Arya: Saya dan Bang Maruarar Sirait Tetap Bersaudara Walau Berbeda

| Minggu, 13 November 2016 - 14:40 WIB | 464 Views



Organisasi Sayap Kepemudaan PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih (TMP) menggelar kegiatan Kirab Budaya dan Jalan Sehat di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/11), yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima Arya

Saya dan Bang Ara tetap bersaudara meski beda partai. Kita sepakat mengedepankan kebersamaan dari pada perbedaan,

Baranews.co - Organisasi Sayap Kepemudaan PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih (TMP) menggelar kegiatan Kirab Budaya dan Jalan Sehat di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/11), yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima Arya. Bagi Bima, kegiatan itu merupakan wujud nyata semangat TMP untuk menjaga kebersamaan dan persatuan anak bangsa.


Bagi Bima, kegiatan TMP itu bersemangat dari kegiatan ini adalah utuk mengedepankan persamaan dari pada perbedaan.


Lebih lanjut ia mengatakan semangat mengedepankan persamaan sudah dia lakukan dengan menjalin persaudaraan dengan Maruarar Sirait, Ketua Umum DPP TMP, akrab disapa Ara.


"Saya dan Bang Ara tetap bersaudara meski beda partai. Kita sepakat mengedepankan kebersamaan dari pada perbedaan," kata Bima Arya.


Dia tak bisa membantah, bahwa persaudaraan yang selama ini terjalin memberikan manfaat yang luar biasa. Sebab dia belajar banyak tentang politik praktis bersama Maruarar Sirait.


"Saya belajar banyak dari Bang Ara tentang politik dan berorganisasi," katanya.


Maka itu ia berpesan agar semangat kebersamaan harus terjalin antar anak bangsa. Jangan sampai bangsa yang besar ini terbecah belah oleh kepentingan politik tertentu.


"Jangan sampai kota Bogor dan bangsa ini terpecah-pecah oleh tujuan politik," tegas Bima Arya.


Bima Arya menilai lebih jauh bahwa tujuan berdirinya Indonesia adalah negara kesejahteraan. Dan tujuan ini tidak akan tercapai jika antar anak bangsa terpecah belah. Dia pun mengajak kader-kader muda TMP untuk menjaga kebhinekaan, keberagaman dan mengedepankan kebersamaan.


Selain itu Bima Arya mengungkapkan bahwa kegiatan yang digelar TMP mendapatkan antusias yang luar biasa dari warga Kota Bogor. Hal tersebut dapat terlihat dari massa yang mengikuti kegiatan ini.


"Antusias warga luar biasa. Massa lebih dari 10.000. Ini merupakan acara yang terbesar. Belum ada kegiatan yang mampu menghadirkan masa sebesar ini sebelumnya," katanya.


"Dengan kebersamaan dan gotong royong kita bisa melakukan yang terbaik. Semoga semangat ini dapat ditiru oleh yang lain."


Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, acara ini untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada anak-anak muda dan sekaligus mempromosikan wisata serta kuliner Bogor. Acara ini juga untuk memicu kreativitas di kalangan anak-anak muda.


Hal lain yang tak kalah penting, sambung Maruarar, kegiatan juga untuk menumbuhkan pluralisme. Dengan menampilkan ragam budaya di berbagai nusantara sehingga pluralisme itu mewujud dalam kehidupan nyata. Maka tak heran sebelumnya juga TMP menggelar festival anak muda yang dirangkai dengan kegiatan ragam budaya di berbagai daerah seperti Semarang, Bandung dan Magelang.


"Kita tunjukkan nasionalisme kita dengan tindakan nyata. Sebab rakyat butuh contoh yang menggerakkan sehingga nasionalisme dan pluralisme benar-benar terjaga," kata Maruarar.





Markus Junianto Sihaloho/FMB


BeritaSatu.com