• Search
  • Menu

Dalam Dua Hari, Tiga Rumah Sakit Hancur akibat Serangan Udara

| Selasa, 15 November 2016 - 16:41 WIB | 356 Views



Sebuah serangan udara menghantam satu rumah sakit di desa Awaijel, yang dikuasi kelompok oposisi di barat Aleppo, Suriah utara, Selasa (15/11/2016) pagi.

BEIRUT, Baranews.co Sebuah serangan udara menghantam satu rumah sakit di desa Awaijel, yang dikuasi kelompok oposisi di barat Aleppo, Suriah utara, Selasa (15/11/2016) pagi.


Serangan itu menewaskan satu orang dan terjadi sehari setelah serangan serupa menyasar dua rumah sakit di kawasan yang sama. Sebagian besar bangunan dari tiga rumah sakit hancur.


Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) mengatakan, jet-tet tempur menghujani Rumah Sakit Baghdad Awaijel dengan roket, seperti dilaporkan Reuters.


Sejumlah pegawai RS dan pasien terluka, termasuk beberapa pasien yang baru saja dipindahkan dari sebuah rumah sakit yang diserang di dekat Kafrnaha, Senin (14/11/2016).


Akibat serangan udara terbaru itu, RS Baghdad Awaijel berhenti beroperasi, kata SOHR yang berbasis di London, Inggris, dan memiliki ribuan aktivis yang tersebar di seluruh Suriah.


Menurut SOHR, serangan udara itu dilakukan oleh militer Suriah atas dukungan Angkatan Udara Rusia, sekutu utama rezim Presiden Bashar al-Assad.


Serangan udara itu semakin intensif dilakukan di beberapa kampung,  desa, dan kota kecil di Provinsi Aleppo dan Idlib belakangan ini.


Perang saudara di Suriah telah berlangsung lebih dari lima tahun antara berbagai kelompok oposisi moderat dan garis keras melawan Assad, atau antar kelompok itu sendiri.


Belakangan Assad didukung Rusia, Iran, dan kelompok milisi pro Iran melawan kelompok mayoritas yang didukung Amerika Serikat, Turki, dan negara-negara Teluk Arab.


Barat dan kelompok pegiat hak asasi manusia menuding  Damaskus dan Moskwa telah melakukan berbagai pelanggaran HAM berat karena serangan udara mereka menyasar rumah sakit.


Namun, baik Damaskus maupun Moskwa telah berulangkali menyangkal  kalau mereka telah melakukan serangan udara mepada kelompok sipil dan rumah sakit. (kompas.com/hp)