• Search
  • Menu

Ahok Jadi Tersangka, Sekjen PDIP: Dukungan Kami Tidak Berubah

| Rabu, 16 November 2016 - 17:01 WIB | 396 Views



PDI Perjuangan menghormati proses hukum yang sedang terjadi pada Pak Ahok. Sesuai dengan mekanisme yang ada, dukungan PDI Perjuangan terhadap pasangan Ahok-Djarot tetap dan tidak berubah.

Jakarta, Baranews.co - Penetapan tersangka terhadap calon Gubernur DKI Jakarta yang juga petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak menggoyahkan dukungan dari PDIP. Partai berlogo banteng itu mengaku akan terus menawarkan gagasan untuk kampanye.

"PDI Perjuangan menghormati proses hukum yang sedang terjadi pada Pak Ahok. Sesuai dengan mekanisme yang ada, dukungan PDI Perjuangan terhadap pasangan Ahok-Djarot tetap dan tidak berubah. Partai mendukung untuk terus berjuang menawarkan gagasan terbaik untuk DKI," kata Hasto melalui keterangan tertulisnya, Rabu (16/11/2016).

Hasto membandingkan kasus ini dengan saat masa sulit ketika kantor PDIP diserang oleh rezim otoriter pada tanggal 27 Juli 1996. Saat itu partai memilih jalur hukum sebagai cara untuk membuktikan substansi kebenaran dalam setiap perjuangan.

"PDI Perjuangan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran yang baik dan berharap agar semua pihak percaya pada hukum. Hukum berintikan keadilan, dan di dalamnya ada penghormatan terhadap prinsip kemanusiaan bahwa segenap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum," ujar Hasto.

Hasto menyebut Pilkada DKI adalah proses demokrasi yang wajar. Untuk itu, semua pihak diharapkan bisa berkompetisi secara sehat, berkeadilan, dan menawarkan gagasan terbaik untuk masa depan DKI Jakarta. 

"Pilkada DKI momentum untuk menawarkan gagasan dan ide yang terbaik bagi DKI Jakarta yang merupakan gambaran Indonesia mini," tambah Hasto.

Untuk itu, kata Hasto, PDIP mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga suasana yang kondusif, menjunjung tinggi persatuan dan memperkuat komitmen ke-Indonesia-an.

"PDI Perjuangan terus merapatkan barisan, memperkuat dukungan rakyat terhadap Pemerintahan Jokowi-JK. Mari kita berikan kesempatan kepada Pak Jokowi untuk kerja, kerja dan kerja bagi terwujudnya Indonesia Raya," pungkasnya. (detik.com/hp)