• Search
  • Menu

Demo Rusuh Bikin Usaha Pemerintah Datangkan Investor Sia-sia

| Kamis, 17 November 2016 - 07:55 WIB | 390 Views



Banyak yang sudah diberikan untuk investor. Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk lebih banyak mengundang investor.

Jakarta, Baranews.co - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaya Kamdani menilai demonstrasi yang berujung kerusuhan akan membuat usaha pemerintah selama ini sia-sia. Pasalnya pemerintah telah melalukan berbagai langkah kebijakan dalam memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

"Banyak yang sudah diberikan untuk investor. Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk lebih banyak mengundang investor. Tapi kalau kejadian kemarin terjadi terus menerus, investor akan mulai melihat. Padahal politik dan situasi kita dianggap paling stabil dibanding negara-negara lain di Asean," kata dia dalam diskusi media di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Untuk itu, pemerintah dan masyarakat harus berupaya menjaga situasi dalam negeri agar iklim berusaha bisa senantiasa kondusif. Belum lagi adanya informasi, akan dilakukannya demonstrasi susulan di tanggal 19 dan 25 November mendatang.

"Kita ini bersama-sama kan harus menyikapi bahwa dalam satu sisi ini terjadi tidak bisa dikontrol, tapi juga bagaimana ini tidak berdampak signifikan kepada usaha kita. Kita harus belajar bersama menjadi masyarakat yang baik. Turism kita sudah baik, jangan smp menuurun lagi hanya karena demo-demo ini," tutur dia.

Shinta menambahkan, bahwa berdasarkan kajian Bank Indonesia (BI), aksi demonstrasi 4 November lalu mengakibatkan turunnya aktivitas ekonomi di Jakarta hingga Rp 2,9 triliun. Sehingga, hal ini perlu menjadi catatan khusus bagi pemerintah.

"Jadi ini sebenarnya semua arahnya sudah positif. Sehingga kemarin sempat menimbulkan pertanyaan, sampai kapan kejadian-kejadian seperti ini akan berlangsung. Sekarang dunia mulai melihat kita. Untuk Indonesia mereka melihat apa yang sedang terjadi? Bagaimana dampaknya lebih jauh? Karena investor akan lihat keamanan. Ini akan berdampak panjang kalau tidak bisa diselesaikan," tukasnya.

Pemerintah Harus Tegas

Pemerintah pun diharapkan dapat menyikapi dengan bijak mengenai situasi politik yang terjadi. Pasalnya, iklim usaha bisa terganggu apabila keamanan suatu negara goyah.

"Sepanjang pemerintah itu bisa menyerap aspirasi yang ada dan sepanjang aspirasi memang positif apalagi kalau itu harus melalui jalur hukum dan sebagainya dan ditanahi secara profesional, saya rasa tidak ada masalah, karena ini lebih banyak kepada dari sikap pemerintah," kata KetuaUmum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Hariyadi Sukamdani pada kesempatan yang sama

Dunia usaha sendiri kata dia telah berusaha untuk mengantisipasi dari segi keamanan atas segala kemungkinan yang terjadi."Tapi kalau untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ya memang harus dari pemerintah sendiri yang bisa," tambahnya.

Dengan adanya putusan hari ini mengenai tuntutan yang diajukan saat aksi 4 November lalu, telah cukup membuktikan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi. Demo lanjutan pun dirasa tidak perlu.

"Kalau kami meyakini tanggal 25 seharusnya tidak demo lagi. Kan hari ini sudah ada putusan apa yang disuarakan, diaspirasikan oleh masyarakat kemarin. Saya rasa sudah tidak relevan dong kalau besok 25 ada demo," tutur dia. (detik.com/hp)