• Search
  • Menu

Terbukti, Lewat Cinta Orang Tua Otak Bayi Berkembang Optimal

| Selasa, 22 November 2016 - 08:39 WIB | 430 Views



Berbicara mengenai tumbuh kembang bayi maka faktor asupan gizi dan stimulasi umumnya jadi dua hal yang sering disebut memiliki peran penting.

Jakarta, Baranews.co - Berbicara mengenai tumbuh kembang bayi maka faktor asupan gizi dan stimulasi umumnya jadi dua hal yang sering disebut memiliki peran penting. Gizi diperoleh dari makanan sementara stimulasi bisa diberikan oleh orang tua lewat berbagai macam hal seperti misal bermain, mendongeng, atau mendengarkannya lagu.

Meski sang bayi sendiri mungkin belum mengerti namun perasaan yang ditimbulkan ketika orang tua berinteraksi dengannya dapat membantu perkembangan otak. Hal tersebut diperkuat oleh studi terbaru yang melihat bahwa memang bayi perlu merasa aman, nyaman, dan dicintai agar ikatan antar sel otak dapat terbentuk secara efektif.

Dengan bantuan alat pemindai gelombang otak, pemimpin studi dr Victoria Leong dari Cambridge University membuktikan bahwa dengan berinteraksi gelombang otak bayi dan orang tua akan seirima. Semakin gelombang otak seirama maka bayi dapat belajar dengan lebih baik.

Menurut dr Victoria menyanyikan lagu-lagu untuk anak khususnya memberikan respons yang paling baik untuk gelombang otak bayi.

"Meski untuk kita mungkin terdengar aneh, bayi sangat senang mendengarkan suara ibunya bernyanyi daripada mendengar suara orang dewasa lain. Hal ini menarik perhatian dengan lebih baik dan dapat didengar jelas oleh mereka. Jadi semakin banyak suara-suara ibu yang didengarkan maka semakin baik pula perkembangan bahasa bayi," kata dr Victoria seperti dikutip dari BBC, Senin (21/11/2016).

Untuk memperoleh hasil yang maksimal kontak mata yang intens juga diperlukan. Dengan demikian maka perhatian anak akan lebih terfokus.

dr Victoria mengatakan memang bukan berarti orang tua harus terus memberikan perhatian pada anak. Secara normal bayi akan belajar dengan sendiri dan kasus gangguan perkembangan umumnya hanya muncul karena pengabaian yang ekstrem.

"Kebanyakan orang tua melakukan pekerjaan mengasuh yang baik. Perkembangan otak hanya terpengaruh pada beberapa kasus di mana terjadi kurang perhatian yang ekstrem," ungkap dr Victoria. (detik.com/hp)