• Search
  • Menu

Hina Pancasila, Rizieq Bakal Diperiksa

| Rabu, 23 November 2016 - 16:45 WIB | 288 Views



Dengan diserahkannya berkas tersebut, penyidik selanjutnya meneliti dan mempelajari laporan.

Bandung - Penyidik Polda Jabar telah terima pelimpahan kasus yang menjerat ketua umum juga Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penodaan lambang Pancasila.


Baranews.co - Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, penyerahan pelimpahan berkas perkara sudah diterima Polda Jabar. “Kemarin baru diserahkan dari Bareskrim ke Polda Jabar," kata Yusri, Rabu (23/11).


Kata dia, penyerahan dilakukan karena obyek yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri itu berada di wilayah hukum Polda Jabar. Dengan diserahkannya berkas tersebut, penyidik selanjutnya meneliti dan mempelajari laporan.


“Kita dalami dulu berkas laporannya. Secepatnya bisa dapat diselesaikan,” katanya.


Yusri menambahkan, pelimpahan ini merupakan awal laporan. Nantinya penyidik polda akan memperlajari laporan tersebut. “Ini baru tahap laporan, nanti penyidik akan meneliti apakah laporan tersebut memenuhi unsur-unsur tindak pidana. Jika ditemukan minimal dua unsur bukti, maka akan dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor,” tambah Yusri.


Sebelumnya, Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, Sukmawati Sukarnoputi menganggap Rizieq melakukan penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila, serta menghina kehormatan martabat Dr Ir Sukarno sebagai Proklamator kemerdekaan Indonesia dan Presiden pertama Republik Indonesia.


Laporannya sendiri dilayangkan pada Kamis 27 Oktober 2016. Laporan resmi bernomor LP/1077/X/2016/Bareskrim. Adapun pasal yang dituduhkan adalah pasal 154a KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 57a jo Pasal 68 Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.


Kabareskrim Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto dalam keterangannya di Jakarta mengatakan, laporan dengan terlapor Rizieq Shihab masih bisa ditangani oleh kepolisian daerah.


"Sesuai dengan kejadian tempat kejadian berada di wilayah Jawa Barat dan Kita anggap polda-polda lain juga bisa dan mampu," kata Ari. 








Vento Saudale/YUD


BeritaSatu.com